Jumat, 14 Desember 2012

CARA MEMBERIKAN PENDIDIKAN EMOSI PADA ANAK

Cara memberikan pendidikan emosi pada anak. Kadang kita sebagai orang tua ingin selalu menuruti apa yang diinginkan anak, meskipun sebenarnya itu mempunyai dampak yang tidak baik. aikbat dari semua keinginan yang selalu terpenuhi maka anak tidak akan pernah merasakan kecewa. Padahal perasaan kecewa itu perlu untuk memperkuat jiwa anak.

Anak yang tidak pernah merasa kecewa dampaknya akan sangat buruk. Dampak pertama, anak menjadi egois akibatnya empati atau rasa sosial kepada orang lain menjadi minim atau bahkan tidak punya. Dampak yang kedua anak menjadi depresi, karena tidak pernah kecewa atau terluka maka ketika dia terluka satu kali saja dan dia tidak siap maka dia akan mengalami sakit hati yang luar biasa dan menjadi sangat tertekan. Dan membutuhkan waktu yang lama untuk penyembuhannya. Dan mungkin bisa lari narkoba atau bunuh diri bila tidak sanggup menahan kecewa.

Oleh karena dampak tidak pernah kecewa ini sangat berbahaya maka diperlukan pendidikan emosi sejak dini. Maka yang perlu dilakukan adalah hal-hal berikut ini :
1. Tetapkan tujuan, yang perlu diingat mengenalkan kecewa pada anak untuk melatih mental agar kuat, maka yang perlu dilakukan adalah tidak semua permintaan anak harus dituruti, kecuali itu memang harus dilakukan.
2. Jangan emosi. Ajarkan rasa kecewa dengan penuh kesabaran, bila dia masih menangis tunggu sampai tangisannya reda baru anda memberi pengertian padanya.
3. Jangan takut anak menjadi sakit. Ketika mengajarkan rasa kecewa mungkin kita tidak sepaham dengan anak. Tapi sebagai orang tua harus menjelaskan semua yang dilakukannya karena ia menyayanginya.
4. Harus tegas. jika membuat aturan sebagai orang tua harus tegas dalam menerapkannya. Dengan begitu anak akan tahu bahwa sikap orang tuanya tidak mudah dirubahdengan tangisan atau ancaman.
5. Jangan takut gagal. memberi pengertian anak tentang kecewa itu memang perlu waktu. jika inin berhasil kita harus melakukanya berkali-kali sampai anak mengerti.

Memang butuh kesabaran dan ketlatenan untuk memberi pendidikan emosi pada anak karena semudah membalikkan tangan, tapi jika hal ini berhasil maka anak akan tumbuh sebagai pribadi yang mempunyai jiwa kuat serta mempunyai kepekaan terhadap keluarga dan lingkungan.

0 komentar:

Posting Komentar